Cari

Rusdi GoBlog

Karena jurnalistik bukan monopoli wartawan

Tag

Sukanto Tanoto

Hidup Hanya Melupakan Pajak

SBY menyebut penggelapan pajak sebagai kejahatan yang merugikan negara. Lalu Dirjen Pajak berjanji akan bertindak cepat mengejar tunggakan pajak tiga perusahaan milik Bakrie. Dia katanya tak mau mengulang kesalahan seperti yang terjadi pada tunggakan pajak Asian Agri. Lanjutkan membaca “Hidup Hanya Melupakan Pajak”

Pak Boed yang Tidak Saya Kenal (4-habis)

BoedionoTerlepas dari perdebatan apakah Boediono penganut neoliberalisme dan sebagainya, kesantunan dan kesederhanaannya tak harus menutupi, peran lain Boediono sebagai pejabat publik. Tak pula karena alasan kursi-kursi di rumahnya, sudah banyak yang bolong seperti yang kemudian juga ditulis oleh Faisal. Lanjutkan membaca “Pak Boed yang Tidak Saya Kenal (4-habis)”

Tipiti Setelah ITE

Jika benar kelak diundangkan, RUU Tindak Pidana di Bidang Teknologi Informasi akan memberikan keleluasaan kepada Depkominfo menjadi Penyidik Pegawai Negeri Sipil. Lalu apa bedanya Depkominfo dengan Departemen Penerangan?

Lanjutkan membaca “Tipiti Setelah ITE”

Kasus Asian Agri Akhirnya…

Jumat pagi 25 April 2008- berkas pemeriksaan kasus dugaan penggelapan pajak oleh Asian Agri Grup akan dilimpahkan oleh Dirjen Pajak ke Kejaksaan Agung. Ada usulan agar kasus itu juga dikaitkan dengan dugaan korupsi dan pidana pencucian uang.

Lanjutkan membaca “Kasus Asian Agri Akhirnya…”

Apa Kabar Pajak Asian Agri?

Sudah lebih setahun kasus dugaan penggelapan pajak PT Asian Agri terbongkar tapi sejauh ini yang mencuat lebih keras hanyalah gugatan perusahaan itu atas berita majalah Tempo dan koran Tempo. Sesuai janji Dirjen Pajak, berkas dari skandal keuangan yang diduga merugikan negara Rp 1,3 triliun itu mestinya sudah rampung disusun dan kemudian diserahkan kepada Kejaksaan Agung pada pertengahan April.

Lanjutkan membaca “Apa Kabar Pajak Asian Agri?”

Perlokusi Peneliti

Hasil penelitian Pusat Pengkajian dan Penelitian Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia memunculkan istilah perlokutif dalam kajian pembingkaian terhadap pemberitaan Tempo tentang dugaan penggelapan pajak oleh Asian Agri. Sayangnya mereka gagal menjelaskan apakah perlokusi boleh atau tidak boleh digunakan oleh wartawan.

Lanjutkan membaca “Perlokusi Peneliti”

Siapa yang Tendensius, Tempo atau Ilmuwan?

http://images.google.co.id/imgres?imgurl=http://i54.photobucket.com/albums/g110/kotakgambar/new-label/munyuktempo.jpg&imgrefurl=http://label.blogombal.org/page/2/&h=386&w=300&sz=43&hl=id&start=8&tbnid=KbbzWbAzDRNmzM:&tbnh=123&tbnw=96&prev=/images%3Fq%3Dmajalah%2Btempo%2B%26gbv%3D2%26svnum%3D10%26hl%3DidMelalui metode penelitian, dengan golok saya bisa bedah dada para wartawan dan akan kelihatan siapa yang memesan berita kepadanya. Kata-kata itu diucapkan Profesor Tjipta Lesmana di depan peserta seminar “Kasus Pajak Asian Agri”, Selasa (18 Desember 2007) di Hotel Sultan, Jakarta.

Lanjutkan membaca “Siapa yang Tendensius, Tempo atau Ilmuwan?”

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: