Saat mendaftar menjadi warga RRC, petugas di kedutaan RRC di Berlin memintanya menuliskan nama dalam huruf Tiongkok. “Saya tulis Kwee Hin Houw. Mereka bilang itu bahasa Hokian. Dalam bahasa Mandarin nama saya Xing-hu Kuo. Sejak itu nama saya Xing-hu Hou,” kata Houw. Lanjutkan membaca “Berganti Nama Xing-hu Kuo, Diculik Stasi (2-Selesai)”