Cari

Rusdi GoBlog

Karena jurnalistik bukan monopoli wartawan

Tag

Polisi

Letnan kolonel

Cerita tentang polisi yang baik, jujur dan tegas tidak hanya monopoli eks kapolri Hoegeng Imam Santoso. Di Bone, Sulawesi Selatan, pernah ada cerita perwirwa polisi yang kelakuannya mirip atau sama dengan Hoegeng. Lanjutkan membaca “Letnan kolonel”

Saya malu komandan…

Sedikit, petinggi Polri yang hidupnya sulit. Di Jakarta, rumah mereka pun berdiri di kompleks mewah seperti di kawasan Pondok Indah. Apakah polisi hanyalah stempel untuk pekerjaan jual beli perkara, dan simbol arogansi aparat bersenjata?

Lanjutkan membaca “Saya malu komandan…”

Wartawan bermasalah

Saya dan [mungkin] Anda semua, bangga dan rela bergabung ke AJI, antara lain karena organisasi inilah yang mengajarkan para wartawan untuk bekerja profesional, memiliki harga diri, tidak menjadi pelacur dan tidak takluk kepada kepentingan pemodal dan bos media. Lalu, kini AJI berusia 17 tahun. Lanjutkan membaca “Wartawan bermasalah”

Malinda

Seorang jenderal mengaku menjadi korban Malinda Dee, tapi jenderal yang lain menolak. Begitu juga yayasan milik orang-orang dekat Soeharto Lanjutkan membaca “Malinda”

Adu Kuat Calon Kapolri

Benarkah hanya Nanan Soekarna dan Timur Pradopo, calon kuat kapolri pengganti BHD? Apa hubungan Nanan dengan Denny Indrayana, Sekretaris Satgas Pemberantasan Mafia Hukum itu? Lanjutkan membaca “Adu Kuat Calon Kapolri”

Drama Penangkapan Susno Duadji di Bandara Sukarno-Hatta

Polisi, Suatu Waktu

Sudah saatnya Polri perlu mereformasi diri lebih keras, atau keberadaannya akan tetap dikenang sebagai lembaga yang pernah diidentikkan dengan buaya yang rakus dan mematikan. Lanjutkan membaca “Polisi, Suatu Waktu”

Dengarlah Seruan Eigen

Orang berkorupsi, pertama-tama bukan lewat pengetahuan bagaimana bisa melakukan korupsi tapi karena dia tahu, lingkungan di sekitarnya juga korup dan tidak dihukum. Lanjutkan membaca “Dengarlah Seruan Eigen”

Koruptor, Teroris, dan Cicak

Mereka, para teroris dan koruptor rupanya paham betul, kapan harus memanfaatkan momentum dan mencuri perhatian. Lanjutkan membaca “Koruptor, Teroris, dan Cicak”

Blog di WordPress.com.

Atas ↑

%d blogger menyukai ini: