Happy dan kode etik

learncodeforjournalismwithme-logo-blogFakta: 85 persen wartawan di Indonesia tidak pernah membaca dan memahami Kode Etik Jurnalistik. (more…)

The Jakarta Post dan pidato Soeharto

SoehartoKetika berpidato di Istana Merdeka, Kamis, 21 Mei 1998; Soeharto sama sekali tak menyampaikan kata-kata  mundur atau mengundurkan diri sebagai Presiden RI. (more…)

Mengapa Irwandi mengancam membunuh?

“Ingat Cak, itu Aceh. Negeri yang penuh dengan tipu daya dan pengkhianatan sejak zaman dulu.” (more…)

Aulia Pohan ditangkap, katanya…

Berita tentang kabar penangkapan Aulia Pohan di Swiss, hanya bersumber dari SMS yang katanya diterima Permadi. Bantahan terhadap berita itu pun berasal dari SMS yang katanya, dikirimkan oleh Aulia Pohan. (more…)

Bibin dan glukoma itu…

Di seluruh dunia termasuk di Indonesia, glukoma menjadi penyebab kebutaan nomor dua selain katarak. Tidak ada gejala untuk penyakit ini, dan Bibin Bintariadi, wartawan Tempo dan pendiri AJI Malang itu, juga terserang glukoma sejak Senin lalu. (more…)

Mengenang Mas Syubah

Aku tahu tulisan ini tak akan lagi sampean baca dan sampean kritik. Tapi setidaknya, telah aku tunaikan pesan sampean untuk menuliskan tentang “Bapak 1.000 domba” itu. (more…)

Wartawan bermasalah

Saya dan [mungkin] Anda semua, bangga dan rela bergabung ke AJI, antara lain karena organisasi inilah yang mengajarkan para wartawan untuk bekerja profesional, memiliki harga diri, tidak menjadi pelacur dan tidak takluk kepada kepentingan pemodal dan bos media. Lalu, kini AJI berusia 17 tahun. (more…)

Wartawan dan Kebohongan

Wartawan dan kebohongan adalah dua senyawa yang tidak boleh bersatu. Wartawan adalah profesi yang menuntut kejujuran dan keterusterangan dalam memperoleh dan mempublikasikan berita, dan berbohong adalah perilaku untuk mengelabui atau menutup-nutupi suatu fakta. Wartawan yang berbohong dengan beritanya, karena itu bisa disebut telah melakukan kejahatan terbesar kepada publik. (more…)

Mogok Wartawan The Times dan Koran Jakarta

Wartawan di Indonesia, kebanyakan dan hampir selalu menerima apa pun keputusan para bos mereka, kendati itu menyangkut nasib dan kesejahteraan mereka. Itu berbeda dengan yang dilakukan para wartawan di Inggris dan di Italia. (more…)

PHK Wartawan Trust, Lima Tahun Lalu Itu

Inilah PHK massal yang menimpa wartawan Trust. Mahkamah Agung telah memutus perkara ini dan mewajibkan PT Hikmat Makna Aksara membayarkan pesangon. Tapi tiga wartawan hingga kini belum menerima gaji, tunjangan, dan pesangon. Trust kini berada di bawah bendera Grup MNC milik pengusaha Hari Tanoesudibjo. (more…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.050 pengikut lainnya.