Tentara Itu Mulai Berdemonstrasi

images2Atasannya yang merasa tak memberikan perintah, mendatangi prajurit itu, dan plak…sebuah tamparan keras mendarat di muka prajurit itu. “Kamu tahu, tak ada demokrasi dalam tentara. Semua harus melalui perintah,” kata si komandan. (more…)

Perwira Medan

n1019416811_23442Pada akhirnya setiap perwira tulen akan selalu merampungkan tugasnya dengan glory, keagungan. Kredo seperti itulah, konon yang ditanamkan kepada para perwira bahkan sejak mereka masih menjadi taruna. (more…)

Harta dengan 0 Sembilan

Jika benar sumbangan Khofifah berasal dari harta pribadi maka hartanya yang sebesar Rp 3,6 miliar logikanya sudah habis karena sumbangannya kepada NU Jawa Timur bisa mencapai Rp 6 miliar.

(more…)

Etika Dendam

Sulit untuk tidak mengatakan bahwa pencopotan Rizal Ramli sebagai Komisaris Utama PT Semen Gresik tidak dilatarbelakangi oleh dendam, yang masih tersimpan antara Rizal dan pemerintahan SBY-JK.

(more…)

Usman Hamid tentang Muchdi PR


Perlu nyali dan keberanian besar untuk mencegat seorang perwira tinggi seperti Muchdi yang pernah memimpin Kopassus kesatuan elit yang dimiliki TNI-AD, apalagi dengan harus menyentuh dada si perwira.
(more…)

Dalam Waktu Dekat

Lalu siapakah yang bisa menyuruh Pollycarpus untuk membunuh Munir, jika dia bukan orang kuat dan memiliki pengaruh— setidaknya di lembaga, tempat Pollycarpus sejauh ini bertugas selain di Garuda Indonesia?
(more…)

Wawancara dengan Richard Davies

Luapan lumpur Lapindo adalah salah satu dari contoh terbaik soal semburan lumpur di dunia.

(more…)

Davies: Data Kami Dikonfirmasi Lapindo


Pihak Lapindo pernah menghubungi tim peneliti dan menyampaikan terima kasih karena para peneliti sudah membagikan laporan penelitian.

(more…)

Top Manajer Hendarman Supandji

Sebagai top manajer, Hendarman adalah penentu akhir setiap keputusan di lembaganya dan karena itu dia pula, orang terakhir yang paling bertanggung jawab sebab mustahil dia tidak mengetahui atau diberitahukan oleh para bawahannya.
(more…)

Penjualan Indosat dan Dosa Laksamana

Kelak jangan disalahkan jika sejarah mencatat bahwa rezim reformasi merupakan rezim yang paling tak bertanggungjawab dan tidak becus terhadap kemajuan ekonomi bangsa karena hanya mampu menjual dan tidak bisa melakukan terobosan.

(more…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.049 pengikut lainnya.