Filed under: Did You Know, Ekonomi, opini, Politik | Ditandai: bailout, Bank Century, Bank Indonesia, Bank Mutiara, Boediono, Jusuf Kalla, KPK, Lin Che Wei, LPS, Sampoerna, SBY, Skandal, Sri Mulyani, Sri Mulyani Indrawati, Yawadwipa | 1 Komentar »
Benar adakah pembeli Bank [Century] Mutiara?
Punya gedung baru atau tidak, bukan itu masalah KPK
Di Cina dan Hong Kong, korupsi berhasil ditekan karena pemimpin negaranya punya niat dan kemauan politik. Di sini, KPK tersandera permainan politik dan orang-orang lalu sibuk berwacana tentang perlunya gedung baru. (more…)
Filed under: Did You Know, opini, Politik, Tentang | Ditandai: Asia, Bank Century, BLBI, Bukan, Burkina Faso, Cina, DPR, hambalang, Hong Kong, ICAC, Indonesia, Korupsi, KPK, Lee Donghae, rekening gendut, San Ge Dai Biao, Transparency International, Urip Tri Gunawan, Zhu Rongji | Tinggalkan sebuah Komentar »
Mengapa Miranda, mengapa TW?
Setelah Miranda ditahan, orang-orang kembali mengingat nama Tomy Winata dan Bank Artha Graha. Namanya dihubung-hubungkan sebagai sosok yang menyokong dana untuk kepentingan terpilihnya Miranda sebagai pejabat BI delapan tahun lalu. Namun mengapa hanya TW dan Artha Graha? (more…)
Filed under: Did You Know, Ekonomi, opini, Politik | Ditandai: Artha Graha, Asia, Bank Indonesia, BI, BII, Burhanuddin Abdullah, Eka Tjipta Widjaja, Ferry Yen, Indonesia, Jakarta, KPK, Miranda, Nunun Nurbaeti, Sinar Mas Group, Sumatra, Susilo Bambang Yudhoyono, Sydney Morning Herald, Tomy Winata | Tinggalkan sebuah Komentar »
Melawan “Cek Miranda”
Inilah buku pertama yang ditulis oleh orang yang telanjur dicap sebagai koruptor tentang kasus yang menyeretnya ke pengadilan menurut versinya. Orang boleh percaya dan tidak percaya dengan isinya tapi Baharuddin Aritonang penulis buku ini, setidaknya punya sikap dan itu yang lebih penting. (more…)
Filed under: Did You Know, Ekonomi, opini, Politik, Story | Ditandai: 86, Abraham Samad, Annisa Pohan, Anwar Nasution, Arie Malangyudo, Artha Graha, Asia, Aulia Pohan, Baharuddin Aritonang, BI, Bibit Samad Riyanto, BPK, BUMN, Burhanuddin Abdullah, cek, Chandra Hamzah, Chang, Dominique Strauss-Kahn, DPR, Hamka Yandhu, Indonesia, Jakarta, Johan Budi, kartel, komisi, Kompas, KPK, Mahmilub, Manhattan, Miranda, Miranda Goeltom, Nunun Nurbaeti, Panda Nababan, Paskah Suzeta, Perbankan, Pustaka Pergaulan, Salemba, SBY, Tempo, Tipikor, YPPI | Tinggalkan sebuah Komentar »
Mister Krabs
Ketua DPR, Marzuki Alie dan Ketua Mahkamah Agung, Harifin A. Tumpa adalah orang-orang yang paham dengan sistem dan proses hukum. Keduanya, lalu mengusulkan sesuatu yang aneh: sumpah pocong. Apa kata SpongeBob SquarePants?
Filed under: Did You Know, opini, Politik | Ditandai: advokat, anas urbaningrum, burger, Chandra Hamzah, Demokrat, DPR, Fahri Hamzah, harifin tumpa, KPK, Krabby Patty, Krabs, Mahkamah Agung, marzuki alie, nazaruddin, peradi, PKS, plankton, sea games, SpongeBob Squarepants, sumpah pocong | Tinggalkan sebuah Komentar »
Setelah Berciuman Pipi di Hotel
Dudhi Makmun Murod, akhirnya menjadi penghuni hotel prodeo. Sejak kemarin, dia menjadi tersangka kasus dugaan suap pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia 2004. Bagaimana dengan Panda Nababan, Tjahjo Kumolo, Emir Moeis dan juga Miranda Goeltom? Catatan reporter Koran Jakarta. (more…)
Filed under: Did You Know, Ekonomi, Politik | Ditandai: Agus Condro, Antasari Azhar, BI, Deputi Gubernur, Dharmawangsa, Dudhi Murod, Emir Moeis, Goeltom, KPK, Miranda, Panda Nababan, PDIP, Suap, Tjahjo Kumolo | 1 Komentar »
Pak Boed, Apa Katamu?
Kalau hak angket Century disetujui paripurna DPR dan kemudian benar menyentuh SBY maka selesai sudah rezim SBY. Jeffrey Winters memberi ancar-ancar sekitar Juni 2010. Namun seandainya menghasilkan kompromi, besar kemungkinan kasus itu hanya akan berhenti pada Sri Mulyani atau maksimal pada Boediono seperti temuan audit BPK itu. (more…)
Filed under: opini, Politik | Ditandai: Aburizal Bakrie, Amien Rais, Andi Mallarangeng, Anggodo, angket, Bakrie, Bibit Samad, Boediono, BPK, buaya, Century, Chandra Hamzah, cicak, Demokrat, DPR, Golkar, Hatta Radjasa, Ical, Korupsi, KPK, Maruarar Sirait, Pemilu, SBY, Skandal, Sri Mulyani, Susno Duadji | 19 Komentar »











