Joyo Winoto

Dikenal sebagai promotor SBY ketika SBY mengambil program doktor di IPB, Joyo kini dituding menerima Rp 10 miliar untuk pengurusan sertifikat tanah pembangunan Wisma Atlet di Palembang. Sebelum ini, Joyo juga sudah beberapa kali dituding terlibat kasus tanah. (more…)

Lembaga survei juga lembaga bisnis

Parpol atau siapa pun boleh menggunakan lembaga survei untuk kepentingan politik asal sanggup membayar. (more…)

Iklan Liar Satu Putaran

Penolakan Yudhoyono yang dikaitkan dengan gerakan Pilpres Satu Putaran Saja, mestinya memang dianggap sebagai bukan sebuah kebohongan. Tapi pernyataan Kalla, yang menganggap iklan gerakan itu sebagai iklan ilegal, mestinya juga diyakini sebagai sesuatu yang serius. (more…)

Suara Sunyi Eka

Ketika orang-orang penting itu sibuk berkampanye telah berhasil meningkatkan kesejahteraan rakyat, di sudut yang pengap, seorang anak telah mati karena kelaparan dan seorang bayi terbaring lemas berbalut kulit. (more…)

Mencari Pembayar Iklan Capres

Mestinya memang sulit untuk hanya percaya pada laporan KPU tentang jumlah dana kampanye dari tiga kandidat yang totalnya hanya berjumlah Rp 50 miliar jika belanja capres untuk iklan saja mencapai Rp 3 triliun. (more…)

Debat Termehek-Mehek

Mega mengarahkan pandangannya ke Yudhoyono. Matanya tajam menatap. Pendukung Mega yang hadir di acara debat itu bertepuk tangan. Anis Baswedan yang menjadi moderator, mengisyaratkan tangan kepada Yudhoyono, agar tidak segera menjawab. “Silakan giliran Anda, Pak Presiden,” kata Anis, kemudian.

(more…)

Jalan Itu Dibelah Kalla

anak_indonesiaDi sini, sesuatu yang mestinya sederhana telah diperumit. Publik dilelapkan oleh banyak kepuraan-puraan termasuk dalam soal agama itu. Indonesia lalu hanya menjadi milik Susilo, Budiono yang Jawa, bukan Agam atau Buyung yang non-Jawa, dan bukan Johanes dan Wayan yang non-Muslim. (more…)

Popularitas Terbaru Para Kandidat

Megawati lebih populer dari Yudhoyono. Prabowo kalah tenar dari Boediono tapi unggul atas  Yudhoyono. Bagaimana dengan Jusuf Kalla? (more…)

Lompatan Mallarangeng Bersaudara (3-habis)

Dalam Jimat Keramat yang Mematikan yang dikisahkan Dumbledore kepada Hermione, diceritakan tiga laki-laki bersaudara yang berhasil mengelabui Sang Kematian yang berkerudung: si sulung yang suka membual, yang nomor dua yang sombong, dan si bungsu yang ramah. (more…)

Lompatan Mallarangeng Bersaudara (2)

Biar pun hanya sebagai staf ahli menteri, Rizal bahkan bisa memastikan pencopotan direksi Pertamina. Dia pula yang menjadi “wakil” Pertamina, berunding dengan ExxonMobil untuk  mengurus pengelolaan Blok Cepu, ladang minyak dengan cadangan minyak terbesar di negeri ini. Hasilnya:  Blok Cepu diserahkan ke ExxonMobil. (more…)

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 7.049 pengikut lainnya.