4 Tanggapan

  1. Yang dapat memonopoli hanya Tuhan. Apalagi perusahaan peres.. eh …pers. Tulisann terbaru hanya titelnya yang menarik, gimana bukan titelnya saja la orang isinya tidak terbaca dengan kacamata saya. Maunya mau komentar banyak tentang tulisan, bisa ngangsu kaweruh dan kalau ditanggapi bisa diskusi, asik tentu. Tapi apa harus pakai kaca pembesar bagi mata saya yang sering dibuat maksiat ini sehingga jadi samar-samar untuk membaca ilmu. Keren ya VodPodPod-nya, bule-bule, aku bukan rasialis lo mas! Karena ngak tahu artinya saja dan tidak dapat meng-apresiasi musik dan liriknya. Kalau lagu-lagu Madura malah sedikit bisa, paling tidak dapat saya tanyakan artinya sama tetangga saya yang menjadi juragan sate ayam, sekalian bisa pakai pendekatan biar punjungan sate-nya ke saya lebih lancar. Salam untuk semuanya, keluarga dan teman-temen yang seneng mbagi ilmunya lewat blog baik yang go maupun yang tidak. ya.. da …akan kuikuti terus.
    Aba Milla dan Qiqi.

  2. Maturnuwun Gus. Kehormatan bagi saya, blog ini dikunjungi seorang Gus. Keinginan saya Gus Sholah dan teman-teman di pesantren Al Itqan bisa menyumbangkan tulisannya di blog saya dan tidak sekadar membaca. Haa.. soal vodpod itu, saya pasang hanya untuk gaya dan menambah penampilan blog, tapi saya tak tahu maksudnya haaa.. lah saya ini memang goblog kok Gus. Saya tunggu Gus tulisannya. Salam untuk Kiai, dan teman-teman redaksi Al Itqon.

  3. banyakin artikel religinya donk!

  4. Assalamualikum…………, Lebih baik berhati-hati dalam soal dien ,…….karena agama ini adalah wahyu dari Allah yang di turunkan kepada Rosulullah salallohualaihi wasalam. Akan lebih afdol jika dalam artikelnya disertakan dalil-dalil yang ilmiah, Hadits – hadits yang sohih. Karena segala yang kita dakwahkan akan dimintakan pertanggung jawabannya
    di hari khiyamul akhir nanti.

Tinggalkan Balasan