Etika Dendam

Sulit untuk tidak mengatakan bahwa pencopotan Rizal Ramli sebagai Komisaris Utama PT Semen Gresik tidak dilatarbelakangi oleh dendam, yang masih tersimpan antara Rizal dan pemerintahan SBY-JK.

Apa yang Terjadi Pak Dokter?

Seperti halnya kelahiran, kematian manusia sepatutnya mendapat penghormatan. Maftuh akan tetapi telah dinistakan oleh para dokter yang terhormat itu bahkan sesudah kematiannya.

Usman Hamid tentang Muchdi PR

Perlu nyali dan keberanian besar untuk mencegat seorang perwira tinggi seperti Muchdi yang pernah memimpin Kopassus kesatuan elit yang dimiliki TNI-AD, apalagi dengan harus menyentuh dada si perwira.

Mencari Joker di Kejaksaan Agung

Kata Jaksa Agung, dirinya berada di luar masalah dan harus menyelesaikan masalah kasus suap Artalyta Suryani yang menyeret nama-nama petinggi Kejaksaan Agung. Lalu kalau begitu, siapakah sebetulnya Joker yang disebut oleh Artalyta dan Kemas?

Dalam Waktu Dekat

Lalu siapakah yang bisa menyuruh Pollycarpus untuk membunuh Munir, jika dia bukan orang kuat dan memiliki pengaruh— setidaknya di lembaga, tempat Pollycarpus sejauh ini bertugas selain di Garuda Indonesia?

Wawancara dengan Richard Davies

Luapan lumpur Lapindo adalah salah satu dari contoh terbaik soal semburan lumpur di dunia.

Davies: Data Kami Dikonfirmasi Lapindo

Pihak Lapindo pernah menghubungi tim peneliti dan menyampaikan terima kasih karena para peneliti sudah membagikan laporan penelitian.

Top Manajer Hendarman Supandji

Sebagai top manajer, Hendarman adalah penentu akhir setiap keputusan di lembaganya dan karena itu dia pula, orang terakhir yang paling bertanggung jawab sebab mustahil dia tidak mengetahui atau diberitahukan oleh para bawahannya.

Budi Putra, Double Decker, dan Coffee Bean

Di Cilandak Town Square Jakarta Selatan, Budi Putra dan saya berjanji untuk bertemu pada Selasa sore, dua hari lalu. Budi mengirimkan pesan pendek kepada saya, tiga hari sebelumnya. “Bos kita ketemuan yuk,” begitulah SMS Budi.

Temuan Baru tentang Lumpur Lapindo

Luapan lumpur itu hampir dipastikan diakibatkan oleh kesalahan pengeboran yang dilakukan oleh Lapindo Brantas Inc dan bukan akibat efek dari gempa bumi.