Politisi DPR akan Gugat Slank?
Ditulis pada April 8, 2008 oleh rusdi mathari
Sebagian anggota DPR-RI berang dengan lagu Slank yang mengkritik dan menyindir perilaku anggota dewan yang hanya bisa membuat undang-undang dan melakukan korupsi. Dengan alasan, kehormatan bangsa ada di gedung DPR, para anggota dewan yang terhormat itu, kabarnya sedang mengumpulkan bahan untuk menyeret grup rock itu ke ranah hukum. Lucu dan menjijikkan.
Oleh Rusdi Mathari
JIKA DIPERHATIKAN DAN DIDENGARKAN, LAGU BERJUDUL GOSIP Jalanan yang dinyanyikan oleh Slank sesungguhnya tak secara spesifik menyebut anggota DPR. Lagu itu hanya merupakan semacam keluh kesah tentang berbagai persoalan di negara bernama Republik Indonesia, yang kalau nau jujur keluh kesah itu memang sedang menjangkiti sebagian besar orang di negara ini.
Namun rupanya beberapa anggota DPR-RI merasa tersindir dengan lagu Slank. Paling tidak, Gayus Lumbuun dari PDI-P dan Irsyad Sudiro dari Partai Golkar menganggap Gosip Jalanan melecehkan kehormatan anggota dewan. Menurut Irsyad, mereka sedang mengumpulkan bahan seperti kaset dan rekaman, dan akan meminta pertimbangan komisi hukum (Komisi III) DPR, apakah lagu itu layak untuk ditindaklanjuti secara hukum atau tidak. “Seluruh bangsa di negara ini, kehormatannya ada di gedung ini. Ini rumah rakyat,” kata Gayus Lumbuun yang juga Wakil Ketua Badan Kehomatan DPR-RI (Lihat “DPR Beraninya cuma sama SLANK…” kompas.com 8 April 2008 dan “DPR Akan Gugat Slank” kompas.com 7 April 2008).
Slank adalah grup rock yang berdiri sejak 1983. Album pertama mereka “Suit..Suit..He..He..” yang dirilis pada awal 1990 meledak di pasaran menyusul booming lagu rock di tanah air pada masa itu. Syair dan lagu-lagu mereka yang ditulis dan dinyanyikan apa adanya dan nyaris tak dibungkus dengan metafora dan penghalusan kata, membuat Slank digemari oleh kalangan anak muda. Slank sejak itu menjadi ikon baru grup musik rock di Indonesia dan setiap album lagu baru mereka, selalu laris manis dibeli penggemarnya. Penggemar mereka membentuk Slank fans club bernama Slankers, yang tersebar hampir di seluruh kota dan kabupaten di Indonesia.
Satu hal yang menarik, para Slankers selalu patuh dengan jargon-jargon yang dibuat oleh Slank lewat lagu mereka. Misalnya soal peace yang dipelesetkan menjadi piss, sebuah ajakan untuk berdamai di mana saja termasuk ketika menonton konser musik Slank yang belakangan memang tidak lagi dipenuhi keributan. Ketika Slank menyanyikan lagu yang bertema pentingnya kerja keras, para Slankers membentuk kegiatan-kegiatan positif yang menghasilkan uang termasuk membuat spanduk atau kaus oblong Slank. Pengaruh Slank kepada penggemar fanatiknya, pendek kata jauh lebih besar dari yang pernah dibayangkan oleh banyak orang.
Para anggota DPR kata syair lagu Iwan Fals adalah kumpulan orang-orang hebat. Di Senayan, hampir seribu orang sarjana yang pandai berdebat dengan dalih dan berbagai argumen berkumpul di dalamnya. Mereka itulah yang memiliki kekuasaan menyusun, menetapkan dan mengesahkan banyak undang-undang di negara ini. Mereka adalah juga sebagian kecil dari rakyat Indonesia, yang hidup dengan fasilitas negara: gaji puluhan juta, perumahan gratis, listrik dan telepon disubsidi, dan sebagainya. Tahun lalu para wakil rakyat yang terhormat itu pernah mendapat fasilitas tiket tol gratis.
Dalam banyak hal, mereka seharusnya menyuarakan suara rakyat karena mereka bisa duduk di kursi-kursi di Senayan sebab telah dipilih oleh rakyat. Namun sudah bukan rahasia, suara para anggota DPR sangat jauh dari kepentingan rakyat. Kasus BLBI, lumpur Lapindo Brantas, pelanggaran HAM, kasus Munir dan sebagainya lalu menjadi dagangan politik kalau tidak juga dagangan duit. Alasannya banyak, mulai dari dalih rakyat yang mana, untuk kepentingan konstituen mereka, kompromi politik dan sebagainya.
Kasus yang paling mencolok adalah terungkapnya kasus amendemen UU No 23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia, yang terungkap belakangan sarat dengan suap. Barangkali karena semua itu, Transparency International Indonesia hampir selalu menempatkan DPR sebagai salah satu lembaga terkorup di Indonesia. Pada 2006 lalu, DPR bahkan menempati urutan teratas dari lembaga-lembaga yang paling korup di negara ini versi LSM itu. Setahun sebelumnya, lembaga terkorup versi TII adalah partai politik dan pada tahun lalu lembaga kepolisian.
Sudah sejak lama pula sebagian orang tahu bahwa pembahasan, penetapan dan pengesahan undang-undang oleh anggota DPR, sarat dengan banyak kepentingan termasuk yang paling utama adalah kepentingan partai politik, finansial para anggota dewan, dan kepentingan lainnya— namun hal itu tak terungkap ke publik. Maka jangan heran jika kemudian Undang-Undang Pemilu 2008 telah ditetapkan dan disahkan. Undang-undang ini antara menetapkan ketentuan parliamentary threshold ditetapkan sebesar 2,5 persen. Artinya partai politik peserta pemilu 2004 yang tidak lolos electoral threshold 3 persen (tidak mencapai 16 kursi) tetapi memenangkan kursi DPR meskipun hanya satu kursi, berhak langsung ikut pemilu 2009.
Semangat undang-undang ini bisa dikatakan telah melukai semangat reformasi, yang sesungguhnya hendak membangun desain DPR yang demokratis dan representatif dengan antara lain mengurangi jumlah partai politik peserta pemilu secara bertahap dan alamiah. Itu sebabnya kemudian dibuat Undang-Undang Pemilu 2003, yang menetapkan electoral threshold sebesar 3 persen dan akan semakin besar angkanya pada pemilu-pemilu berikutnya, sehingga jumlah parpol peserta pemilu akan makin sedikit secara proporsional. Faktanya DPR-RI tanpa banyak diketahui oleh publik, telah menetapkan Undang-Undang Pemilu 2008 yang memungkinkan banyak partai peserta pemilu.
Lalu untuk kepentingan siapakah partai yang banyak jumlahnya itu? Rakyat mungkin saja memang membutuhkan banyak alternatif partai politik ketimbang hanya tiga partai di zaman Orde Baru, tapi benarkah kebutuhan rakyat adalah partai politik yang jumlahnya bahkan bisa mencapai lebih dari 50 partai politik pada Pemilu 2009 semacam itu?
Kini sebagian dari para anggota DPR itu bermaksud memerkarakan Slank dengan lagunya yang berjudul Gosip Jalanan yang antara lain pernah dinyanyikan di halaman Gedung KPK di Kuningan, Jakarta, pada 24 Maret lalu. “Kita akan minta pertimbangan apakah (lagu) ini termasuk menistakan lembaga dan layak ditindaklanjuti,” kata Irsyad. Pertanyaannya kemudian, apa benar jika lagu Slank itu tak menyebut UUD sebagai ujung-ujungnya duit itu, citra DPR dan para anggotanya lalu menjadi baik atau tidak nista?
*Syair lengkap lagu Gosip Jalanan klik di sini.
DIarsipkan di bawah: Did You Know | yang berkaitan: HAM, Manusia, Indonesia, Polisi, Mahasiswa, Kampus, Nasional, Moral, Partai Politik, Undang-Undang, DPR, Parlemen, Umat, Muhammadiyah, DPR RI, BI, Bank Indonesia, BLBI, KPK, Suap, Korupsi, Slank, Slankers, Rock, Musik, Gosip Jalanan, Gayus Lumbuun, Irsyad Sudiro, PDI-P, UU No 23 Tahun 1999, Transparency International Indonesia, Partai, Polri, Iwan Fals, Parpol, LSM, Undang-Undang Pemilu 2008, Golkar, Jasa Marga, Tol, Lapindo Brantas, Lapindo, NUH, artis, Politisi





BEGITULAH Negara ini
anggota DPRnya aja pada ngurusin masalah yang gak penting
yang penting malah gak diurusin
Anggota DPR, ada-ada saja.
anggota DPR ngaku bela kehormatan rakyat.Padahal ngurus rakyat aja ga becus! Introspeksi diri dong pak! Jgn malah ngambek.Dasar edan!
Aneh sekali…lagu itu diributkan setelah Slank medukung KPK dalam pemberantasan korupsi. Padahal lagu tersebut dilansir tahun 2004. Oom Gayus dan Oom Irsyad baru dengerin ya lagu-lagunya Slank? Atau takut ditangkap KPK karena isi syair lagunya SLank itu benar adanya?
itukan cuma sebuah lagu
iya engga, masa cuma sebuah lagu semua jadi pada ribut
emang semua engga suka kedamai yan yahhhh
oba baca lirik lagu gosip jalanan yang lengkap
disitu ada:
mafia judi
mafia pengadilan
mafia selangkangan
tu kan hobinya anggota dewan yang terhormat semua……
ha………..
Kalo memang merasa tidak korupsi dan bersalah, kenapa harus tersinggung serta berkoar-koar kayak ambeyennya lagi kambuh.
Ayo SLANK !!!Jangan mau di bodohi ama orang - orang yang EDAN !!!!!!CURUT-CURUT………………… yang bisanya cuma nadahin duit Doank”””’!!???Kita SLANKER’S mania slalu di belakangmu!!!Mau tawur OK mau damai ok.Mau RIBUT slankers ada di belakangmu.Kalo perlu kita bakal pergi ke Jakarta obrak -abrik yuh gedung neraka,,,,,,,,,,,maju terusSLANK kami mendukungmu sepenuhnya.OK!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!?????????
Kalo DPRD lagu kayak gitU aja diributkan kalo gitu emang bener ya kalo anggota DPRD itu korup semuanya.Alasannya aja biar negara maju and mau mendidik.Perasaan fungsi DPR itu kan mendengarkan SUARA RAKYAT nahh!!!!”" Sekarang rakyat membeRikan suaranya malah mau di PENJARAKAN .Entar bisa-bisa kalo rakyat mau nyampee’in suaranya malah takut di PENJARA lagi.Gimana toh bes-bes tambah suwe ga ‘ tambah genah malah tambah EDAAAANNNNNNN!!!!!!!!!!!!????????
anggota DPRnya lagi nganggur tuh pak. kurang kerjaan paling. padahal rakyatnya menjerit. atau memang mereka bener2 melakukan hal yang dinyanyikan slank sampe kebakaran jenggot sendiri
terbukti dech ,memang benar DPR kita seperti itu…
tetapi jika benar mereka lakukan ( menggugat slank) maka anggota DPR akan berhadapan dengan seluruh rakyat Indonesia ( Slanker. OI, Ormas dan semuanya ) yang sudah MUAK dengan kelakuan OKNUM anggota DPR tersebut…..
Ih dikritik malah marah, padahal bener. Kerjaan cuma minta gaji naek aja
Untuk Wakil Rakyat yang mengguat Slank “EMANG KEMAREN KE MANA AJA BANG???, tu lagu kan dah empat taun lalu launcinnya di album Plur….kacau….
susah deh ngeritik mereka … didemo jawabnya cuma sabar-sabar dan sabar .. dikritik lewat lagu marah … cape dehhhhhhhhhhhhhhhhh
Slank maju terus jgn takut akan kebenaran,kami dari slankers dan gang potlot siap maju membela kebenaran…..untuk anggota DPR mbok ya sadar dan bersyukur msh ada anak muda yg mau mengingatkan orang tuanya agar tidak terjerumus ke lembah dosa,
dikritik ga mau ,marah,mau menggugatlah,tapi kalo di kasi uang segepok pada keluar iler dari mulutnya……..kaya anjing klo di kasi tulang hak…hak…hak…guk..guk..guk.! utk anggota DPR ga usah deh mikirin2 yang bkn urusannya,pikirin tuh rakyat yg lg antri minyak tanah,rakyat yg lg kena busung lapar gmn caranya agar rakyat bs sejahtera…….udalah pada koreksi diri berbenah dirilah jauhi korupsi ingat! itu sama aja anda menjejali keluarga anda dgn uang haram
hmm…
kalau slank dituntut, berarti kita harus siap-siap balik ke zaman suharto, dong??
hehe…
pak dewan yg terhormat..udah jadi aggta dewan kok pemikirannya masih ank2 y…..atau perlu di ajarin lagi…..malu dunk……..hidup slank…..gud luck 4 you
hehehehe mungkin lg sepi tarikan jadi cari2……
bener2 dewan yang gila kehormatan……
orang-orang di DPR pengennya sok sibuk tuh, jadinya ngurusin yang gak perlu diurusin
ngakunya aja terhormat, tapi mikir kayak gini aja gak bisa,
gw masih lebih salut banget-banget ama komentar bim-bim di salah satu infotainment yang intinya “sorry” ama “piss” untuk pada anak-anak di DPR, padahal udah jelas dia gak ngelakuin kesalahan yang fatal,
setelah situs-situs di blok, sekarang anak-anak DPR masih nyari-nyari masalah, lama-lama empet gw idup di indonesia
[vyrist.wordpress.com]
EH buat om -om yang suka korup kalo u ngerasa korup ya pastillaahh!! u ngerasa tersinggung ama lagu nya SLANK…..Wah gimana ebes irsyad ini.masa orang bikin lagu kok mau di jeblosin ke penjara………….!!!!!!!!!!makanya kalo cari uang itu yang halal doankkk////////////////////////////////
buat slankers ma bala dewa kita buyarin aja gedung DPRD,ayo kita dukung slank agar jiwa-jiwa pemusik di Indonesia tidak punah karena slank dipenjara.He ketek (Monyet) jangan asal nuduh donk ngakunya temen rakyat tapi rakyat bwt lagu mau di pejara gimana pak2 anda itu…..kalo anda gak merasa korup mestinya anda bilang aj EGP Seperti lagunya mbak maya……inget pak Kiamat Sudah dekat…..
DPR mau gugat Slank?
Tersinggung pertanda lagunya tepat sindirannya… kalok nggak korup ya harusnya adem ayem saja dwonk… nggak udah panas, mentang2 KPK lagi galak…. langsung padha keringet dingin denger lagunya…
Ayo maju terus KPK, Slank, masyarakat anti korupsi!
Semoga semuanya cepat selesai dengan baik
sipp lah,
Oh ya?
apa nggak kebalik tuh, harusnya Slank gugat DPR !
oalah pakne … wong rakyatnya seneng kok denger gosip jalanan, masak wakil rakyatnya g ikut seneng. Gitu kok ngaku2 wakil rakyat HUUUUUUUU
dari dulu udah illfeel dengan yang namanya anggota dpr/politikus/pejabat pemerintah……
makasih KPK atas kerjasama nya ama SLANK ….. tadi malem satu oknum belum cukup bukti masih ngeles dasar……..DPR
jawah buruk parlemen indonesia
keliatan watak aslinya
bicara atas nama rakyat
malah membuat rakyat sengsara
salut buat slank maju terus
kacian tu dpr, saya mo muntah liat perdebatan di SCTVtd malam , wakil rakyat kok ngomong kayak ngak punya etika n ndak punya sopan santun siapa tuh namanya gayus lumbuun, bilang slank ngak sopan padahal dia tuh ngak sopan santun. hidup slank……………………….
anggota DPR memang kurang kerjaan…ayo para slankers mania..kita demo dpr..emang anggota DPR tukang korupsi aja…hidup Slankers
Blognya bagus.
kreatif…
Salam kenal
SLANK di lawan…??
Rakyat melawan….!!!
anak TEKNIK tukang KENTUT
yang GA salah…ngapain TAKUT!
coba aja sekalee panggil kepengadilan…
lihat apa yang terjadi???
ROCK’ n ROLL sob..
cih mereka ngomongin kehormatan….
saiya ga hormat….
kalo mereka bisa mikirin soal gizi ama pendidikan rakyat,
dan ga diri mereka sendiri
saiya hormatin deh….
Dungu si Lumbun, dia jadi wakil dari Malang Raya tapi bukan berasal dari daerah itu kepilih karena ditempatkan jadi nggak heran kalau dia bisanya cuman gertak sambel
Anggota DPR begitu bangga kalau bisa meng-kritik pemerintah dengan “gagah-berani”. Tapi ternyata kritik yang halus saja sulit diterima, apalagi kritik yang “kasar”. ???
Slank Berdendang, DPR Meradang
slank jgn pernah takut menyuarakan aspirasi/seni bermusik sebab kreatifitas sangat mahal apa lagi yang bersifat original
gw sendiri adalah yang sangat menyukai kreatifitas yang original jujur jangan pernah takut sama apapun juga
kalau DPR ga’ mau ngalak kita jeblosin kepenjara aja >>>aku dukung slank
ya,seharusnya DPR gak usah kebakaran jenggot gitu kalo di tubuh DPR emang gak ada korupsi.
wong berkarya kok dicekal,,
tapi..lirik lagu slank itu kan sudah terbukti, trus???
bukan tersindir seh…… tpi memang uda jelas2 uda di lakukan… ha2x… makanya tobat bRo……………..
jgn terlalu diperpanjang masalah lagu slank, kalau memang kita tidak merasa seperti itu. Biarkan mereka mengeluarkan unek-unek inspirasinya, itupun sebagai kreativitas anak-anak bangsa lwt lantonan lagu. Mdh2an kita anak bangsa ini berubah kearah yg lbh baik. Amin!!!!
Masalah lagu Slank ya kalau kita masih Punya moral untuk bangsa ini kedepan lebih bagus, sebaiknya pemimpin/pengambil kebijakan intropeksi dirilah lagu itukan pesan moral ya kalau tidak melakukan buat apa tersinggung siiip ya buat loe pade he..he..he..!
BENER2 SEMUANYA, GW DUKUNG LO SEMUA…
KALO GA SALAH YA JAGN MARAH DONG, KALO MARAH KAN JD KETAUAN, IYAKAN,,,????
LAGU AJA DIURUSIN, BIARIN AJA,,, URUSIN RAKYAT YANG SENGSARA NGANTRI MINYAK, HARI GINI NGANTRI KAYA JAMAN SOEKARNO DULU YAH… KASIAN BANGET…
Plesetan UUD Itu daur-ulang dari ungkapan yang dulu diarahkan kepada KKN / Orde Baru. Saya agak kurang ngerti, apa itu soal cara DPR menilai diri sendiri atau memang DPR kita kurang kerjaan.
Saya pesimis yang duduk di Gedung Wakil Rakyat adalah benar-benar wakil rakyat bukannya wakil partai. Coba diteliti apakah mereka mendapat kursi karena perolehan suaranya mencapai BPP (Bilangan Pembagi Pemilu)? Paling juga dapat limpahan suara dari calon nomor urut di bawahnya. Kalau mencapai BPP baru bisa dinamakan Wakil Rakyat. Kalau dapat kursinya karena limpahan gabungan suara dari para calon nomor urut di bawahnya, apalagi dari suara pemilih yang hanya memilih tanda gambar parpol-nya saja itu sih jelas Wakil Parpol namanya. Kalau gitu wajar-wajar saja jika kebanyakan yang ngakunya “Wakil Rakyat” itu kelakuannya begitu.