Andai masih hidup, Marie Smith Jones barangkali akan menjelaskan apa pentingnya mempertahankan bahasa ibu jika yang berkembang dan kemudian semakin banyak digunakan hanya satu bahasa yakni bahasa Inggris. Perempuan berdarah Indian dari suku Eyak ini adalah satu-satunya penutur bahasa Eyak yang tersisa di Alaska di tengah dominasi bahasa Inggris tapi kini dia juga sudah meninggal. Menurut UNESCO separuh dari bahasa dunia terancam punah.
Filed under: Story, Tentang | Tinggalkan sebuah Komentar »








